← Kembali ke Daftar Berita

TSTH2 dan Zhejiang University Dorong Herbal Indonesia Menuju Standar Global

TSTH2 dan Zhejiang University Dorong Herbal Indonesia Menuju Standar Global

Prof. Yongping Yu, Deputy Director of Academic Committee, College of Pharmaceutical Sciences, Zhejiang University, bersama tim melakukan kick-off meeting dengan pimpinan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2). Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi riset dalam pengembangan tanaman herbal Indonesia menuju obat herbal terstandar yang mampu memenuhi standar farmasi global.

Kolaborasi tersebut membawa visi untuk meningkatkan posisi herbal Indonesia dari sekadar sumber bahan alam menjadi produk kesehatan berbasis sains. Pendekatan yang dikembangkan menggabungkan pengetahuan tradisional, standardisasi bahan baku, kimia bahan alam, farmakologi, serta teknologi drug discovery, dengan semangat pengembangan yang dapat disejajarkan dengan kemajuan Traditional Chinese Medicine.

Membawa Herbal Indonesia Lebih Jauh

Salah satu fokus pembahasan adalah pengembangan senyawa aktif herbal melalui modifikasi molekular. Pendekatan ini dilakukan untuk meningkatkan potensi, efektivitas, selektivitas, maupun karakteristik senyawa agar lebih sesuai untuk dikembangkan sebagai kandidat obat.

Riset juga akan mengintegrasikan drug design dan analisis Structure Activity Relationship (SAR) untuk memahami hubungan antara struktur molekul dan aktivitas biologisnya. Melalui pendekatan ini, peneliti dapat mempelajari bagian struktur yang berperan terhadap aktivitas suatu senyawa serta merancang modifikasi secara lebih rasional.

Pengembangan herbal dengan pendekatan tersebut memungkinkan penelitian bergerak lebih jauh dari sekadar identifikasi ekstrak aktif. Riset diarahkan untuk memahami senyawa yang bekerja, target biologis yang dipengaruhi, serta mekanisme yang mendasari aktivitasnya.

Dari Kick-Off Meeting Menuju Roadmap Kolaborasi

Diskusi yang dimulai pada awal April kemudian dilanjutkan pada 19 April 2026, ketika Direktur TSTH2, Sri Fatmawati, Ph.D., mengunjungi Zhejiang University untuk memperdalam arah kerja sama dan menyusun langkah implementasi berikutnya.

Pertemuan tersebut memfokuskan pembahasan pada penyusunan kerangka operasional dan roadmap kolaborasi riset, sehingga setiap tahap penelitian memiliki arah, target, serta pembagian peran yang jelas.

Kolaborasi juga dirancang untuk memastikan hubungan yang kuat antara hasil penelitian dan proses hilirisasi. Temuan laboratorium tidak berhenti pada publikasi, tetapi diarahkan menuju pengembangan prototipe, validasi, standardisasi, hingga kesiapan produksi.

Fokus berikutnya adalah mempercepat pengembangan produk herbal berpotensi tinggi agar dapat memenuhi persyaratan mutu, keamanan, efektivitas, dan konsistensi yang dibutuhkan dalam standar farmasi internasional.

Menghubungkan Biodiversitas dengan Industri Farmasi

Indonesia memiliki kekayaan tanaman herbal dan senyawa alam yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana kekayaan tersebut dapat dikembangkan melalui proses ilmiah yang konsisten dan diterjemahkan menjadi produk dengan nilai tambah tinggi.

Kolaborasi TSTH2 dan Zhejiang University diarahkan untuk menjembatani kesenjangan tersebut. TSTH2 membawa kekuatan biodiversitas, sumber daya tanaman, dan ekosistem riset herbal, sementara Zhejiang University menghadirkan kompetensi dalam ilmu farmasi, desain obat, dan pengembangan kandidat molekul.

Sinergi ini diharapkan dapat membangun jalur pengembangan herbal yang lebih terintegrasi, mulai dari pemilihan tanaman potensial, identifikasi dan optimasi senyawa aktif, pengujian mekanisme biologis, hingga hilirisasi.

Bagi TSTH2, tujuan akhirnya bukan hanya menghasilkan penelitian mengenai tanaman herbal Indonesia. Kolaborasi ini diarahkan untuk membawa biodiversitas Indonesia menuju generasi baru produk herbal yang memiliki dasar ilmiah kuat, memenuhi standar farmasi dunia, dan mampu bersaing di tingkat global.